Disk Digger
Disk Digger, Sumber Gambar: play.google.com

Simak Cara Menggunakan Disk Digger Untuk Memulihkan Foto yang Terhapus

Beberapa kali mungkin pemilik smartphone akan merasa bahwa memori HP terlalu penuh dan mulai menghapus foto ataupun file. Ketika menghapus tersebut mungkin juga terdapat foto penting dan tiba-tiba dibutuhkan yang ikut terhapus, namun ada Disk Digger yang mampu mengembalikannya. Cara menggunakan Disk Digger juga mudah dan dapat digunakan pada Android yang dimiliki.

Jadi, sekarang pemilik smartphone yang tidak sengaja menghapus foto penting tidak perlu panik dan khawatir. Disk Digger menawarkan bantuan dan fitur untuk dapat mengembalikan foto yang terhapus tersebut mirip seperti Recycle Bin. Yuk, langsung simak cara menggunakan Disk Digger pada HP Android secara mudah, cepat, dan praktis melalui penjelasan berikut ini:

1. Tahap Awal Pemasangan

Pada Google Play Store pengguna hanya harus menuliskan DiskDigger untuk mendapatkan aplikasi yang dapat langsung diunduh. Akan tetapi, hal ini menyesuaikan dengan kemampuan pengguna untuk mengunduh yang gratis atau yang berbayar. Aplikasi DiskDigger berbayar adalah DiskDigger Pro file recovery sedangkan DiskDigger photo recovery untuk versi gratis.

Tentu antara Disk Digger yang Pro dan tidak memiliki perbedaan yakni ketika menentukan jenis atau tipe file yang akan dikembalikan. Nah pengguna dapat memilih sesuai keinginan dan perlu diketahui bahwa Disk Digger dapat diunduh untuk semua jenis smartphone. Contohnya seperti merek HP Vivo, OPPO, Xiaomi, Samsung, dan sebagainya.

2. Mengizinkan dan Menjalankan Aplikasi Disk Digger

Setelah melakukan pengunduhan aplikasi melalui Google Play Store, langkah selanjutnya adalah membuka aplikasi Disk Digger. Cara menggunakan Disk Digger tidak terlalu sulit karena pengguna hanya harus mengizinkan dan menyetujui syarat dan ketentuan. Kemudian klik start basic photo scan, apabila ada tab yang muncul untuk meminta izin mengakses foto dan video maka klik izinkan.

Baca Juga  Daftar Aplikasi Hanya Untuk Bersenang-senang

3. Memilih Asal Memori Foto yang Terhapus

Biasanya pengguna memiliki memori yang terdiri atas memori internal dan eksternal, meskipun tidak seluruh pengguna memilikinya. Pada tahap ini, pengguna akan menentukan dan memastikan memori yang akan dipilih untuk dapat dilakukan scanning. Hal ini harus diperhatikan karena jika tidak mungkin pengguna akan kebingungan mencari foto atau bahkan membuang waktunya.

4. Tentukan Tipe File

Jenis tipe file atau foto yang mungkin disimpan biasanya terdiri dari jpg, jpeg, png, atau sejenisnya sebagai filter. Akan tetapi, jika pengguna ingin melihat seluruh tipe file maka dapat mengatur filter dengan semua tipe untuk dilakukan scan. Jika pengguna tidak mengetahui bentuk atau  tipe file, maka amannya untuk mengatur semua file terbaca satu per satu.

5. Pilih File yang Ingin Dikembalikan

Langkah selanjutnya setelah menentukan tipe file adalah melakukan scanning dengan klik ok pada scanning file. Tunggu beberapa saat hingga hasil foto keluar, mungkin memerlukan waktu yang cukup lama tergantung banyaknya file yang discan. Ketika proses sudah mencapai 100% maka pengguna dapat melihat foto-foto yang sudah terhapus dari smartphone.

6. Menyimpan dan Mengembalikan

Ketika foto-foto telah mulai bermunculan dan proses scanning sudah selesai, maka langkah selanjutnya adalah mencari. Pengguna harus mencari file yang diinginkan yang kemudian akan ditandai agar bisa dipulihkan kembali. Lakukan penandaan pada foto, klik recovery, pilih save the file, tentukan tujuan, selesai, dan pengguna dapat memeriksa foto yang sudah dipulihkan.

Perlu diperhatikan juga bagi pengguna yang telah mengetahui cara menggunakan Disk Digger pada smartphone disarankan untuk melakukan root. Tujuannya agar Disk Digger mampu secara leluasa membaca dan melakukan scan pada folder sampah. Akan tetapi, jika pengguna melakukan root kemungkinan akan muncul beberapa efek lain yang ditimbulkan oleh pengaktifan root.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *