Cara Menghitung Return Saham dengan Benar dan Akurat (thebalance.com)
Cara Menghitung Return Saham dengan Benar dan Akurat (thebalance.com)

Cara Menghitung Return Saham dengan Benar dan Akurat

Sebagai seseorang yang sedang mendalami dunia saham, sudahkah Anda tahu apa yang dimaksud return saham? Lalu bagaimana sih, cara menghitung return saham itu?

Saat ini dunia investasi menjadi perburuan yang menggiurkan banyak orang. Salah satu diantaranya yang paling bisa menyita perhatian adalah saham. Selain dianggap mudah, saham ini juga berpeluang meraih keuntungan. Namun harus tetap paham tentang penghitungan saham, salah satunya return saham.

Bagaimana Cara Menghitung Return Saham yang Benar?

Banyak investor baru yang hanya bermain saham dengan seenaknya tanpa memperhitungkannya. Hingga akhirnya malah mendapat kesialan berupa rugi.

Maka agar kerugian tidak melilit berlama-lama, investor mestinya melakukan perhitungan dengan cara yang tepat. Tak terkecuali dalam menghitung return saham ini.

Return Saham, Seperti Apa Penjelasannya?

Sebelum melangkah ke perhitungan, ada baiknya jika mengupas terlebih dahulu mengenai apa itu return saham.

Return saham merupakan selisih dari harga beli saham dengan harga jual yang dimiliki saham tersebut. Return saham dengan kata lain dapat didefinisikan sebagai dana yang akan dikembalikan dari selisih keuntungan atau dana kembali.

Hasil akan menunjukkan keuntungan (capital gain) apabila perhitungan return saham mempunyai sifat yang positif. Demikian pula sebaliknya, apabila hasil menyatakan negatif, maka yang didapat dari perhitungan adalah rugi (capiltal loss).

Dalam praktik akan lebih menekankan pada selisih capital gain dan loss, sementara deviden menjadi perhatian selanjutnya.

Cara Menghitung Return Saham

Bagi yang belum pernah mempelajari, pola menghitung return saham ini memang terlihat membingungkan. Namun sebenarnya cara penghitungan ini mudah untuk dipahami.

Hanya saja beberapa ada penggunaan istilah yang masih asing untuk para investor pemula. Agar mudah dimengerti, gunakan rumus dengan bahasa lokal di bawah ini:

Baca Juga  Berikut Cara Mengelola Pinjaman Bank yang Tepat untuk Usaha

Return saham = Selisih harga jual saham + dividen / (Harga jual saham – harga beli saham) + dividen.

Seperti sudah dijabarkan sebelumnya, perhitungan dividen di sini tidak begitu dipermasalahkan. Sehingga tetaplah terpusat dengan harga jual saham dan harga beli saham saja. Dengan perhitungan return saham yang seperti ini, investor pemula akan lebih tanggap dan memahami.

Contoh Perhitungan Return Saham

Seorang investor membeli saham A dengan harga beli Rp 15 ribu, lalu saat saham dijual laku Rp 20 ribu.

Tinggal masukkan rumus (harga jual-harga beli): Rp 20 ribu – Rp 15 ribu = Rp 5 ribu. (untung)

Sesuai konteks, jika hasil menunjukkan positif, maka saham tersebut berkelun keuntungan (capital gain).

Menghitung Dividen

Seorang investor yang tertarik dengan mementingkan dividen ini bisa mengkombinasikan cara menghitungnya agar mendapat gambaran profit secara utuh.

  1. Metode Rata-Rata Aritmatik

Caranya yaitu dengan menjumlahkan hasil data return keseluruhan lalu membagi dengan jumlah data yang dipakai. Investor bisa menggunakan cara manual melalui program Excel, fungsi SUM untuk menjumlahkan return keseluruhan, fungsi COUNT untuk mendapatkan total data, atau dapat menggunakan fungsi AVERAGE untung penghitungan langsung.

  1. Metode Rata-Rata Gemoetrik

Merupakan nilai rata-rata dengan memperhitungkan compounding effect (variabel bunga berbunga). Investor harus menambahkan return bulanan dengan 1. Kemudian gunakan Excel fungsi GEOMEAN dan kurangi hasil dengan angka 1.

Gunakan rata-rata aritmatik jika ingin menerka kinerja di masa depan. Sedangkan untuk mendapat gambaran di masa lalu, Anda bisa memilih rata-rata geometrik.

Nah, begitulah cara menghitung return saham, yang nyatanya bukanlah suatu hal merumitkan. Terkadang menjadi masalah istilah dan bahasa yang digunakan. Jika dirubah dengan bahasa sederhana dan familiar, siapa saja akan mudah menerima, bahkan mereka para investor pemula.

Baca Juga  Jenis Kredit Bank BPD DIY yang Bisa Dipilih oleh Nasabah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *