Cara Melakukan Strategi yang Benar untuk Trading For Living (investmentu.com)
Cara Melakukan Strategi yang Benar untuk Trading For Living (investmentu.com)

Cara Melakukan Strategi yang Benar untuk Trading For Living

Menjadi profesi trading saham saat ini memang semakin banyak digemari karena banyak trader yang mulai bertanya mengenai Trading For Living atau menjadi Full Time Trader (FTT). Bahkan saat ini juga sudah ada banyak trader paruh waktu yang akan beralih ke FTT maupun sedang dalam masa tahapan.

Tentang Trading For Living dan Cara Melakukan Strateginya

Ini merupakan sebutan bagi seorang yang akan mengandalkan hasil trading guna memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Pada umumnya para trader tersebut adalah Trader Full Time dan tidak memiliki pekerjaan apapun selain hanya trading. Bisa dikatakan jika pendapatan utamanya yaitu dari hasil tradingnya.

Jika semakin ke depan pasar saham semakin banyak di kenalkan kepada masyarakat, maka juga kemungkinan akan ada banyak orang yang ingin menjadikan saham untuk penghasilan. Entah itu digunakan penghasilan utama maupun penghasilan untuk tambahan.

Namun bagaimana melakukan strategi trading untuk seseorang yang FTT? Umumnya strategi untuk FTT semaunya memang harus dibentuk untuk menjadi Part Time Trader. Jadi, apakah Anda mau menjadi FTT dan menerapkan Scalping trading nantinya?

Contoh Trading

Salah satu contoh palin dekat di negara Indonesia adalah Lo Kheng Hong (LKH), dimana beliau mampu melakukan Trading For Living dengan cara membeli saham yang bagus. Artinya tidak ada jawaban yang lebih absolut terkait strategi trading yang bagus untuk seorang FTT tadi.

Sama halnya saat Anda akan melakukan analisis di sebuah pasar saham. Jadi tidak akan ada analisa terbaik yang lebih absolut. Karena semuanya juga akan kembali pada strategi dan juga riset Anda tersebut.

Akan ada baiknya, jika Anda ingin menjadi FTT tapi harus mampu menerapkan strategi yang lebih fleksibel. Fleksibel artinya Anda tidak akan boleh merasa kaku dan hanya akan terpatok pada satu jenis strategi saja.

Baca Juga  Inilah 7 Cara Membuka Rekening BRI Online Yang Wajib Nasabah Ketahui!

Swing Trading

Misalnya saja Anda selama ini akan selalu menerapkan Swing Trading. Maka strategi Trading For Living Anda juga akan meleset total terutama saat market sedang bearish terus.

Karena di dalam kondisi pasar yang bearish selama berbulan-bulan lamanya, maka saham baru akan naik sekitar dua hari. Bahkan kemungkinan besar juga aka langsung koreksi lagi lebih banyak.

Jadi, jika Anda hanya terpaku untuk melakukan Swing Trading, maka Anda juga harus dapat menjual saham agak lama. Jadi hal yang mungkin terjadi adalah saham Anda akan menyangkut.

Scalping Trading

Memang ada banyak trader yang ingin menjadi FTT Trading For Living dan hanya Scalping Trading di saham berlapis tiga saja. Akan tetapi cara seperti ini tentu sangat beresiko dan tidak bisa Anda lakukan setiap saat.

Jika Anda terjebak ke dalam pola main bandar maka akan rugi besar dan ini belum bisa membuat mental Anda kuat. Ada kalanya saat market bearish, mungkin Anda harus mampu melakukan Buy-Sell dalam waktu lebih cepat.

Akan tetapi saat market strong bullish, maka Anda dapat hold saham yang lebih lama lagi. Terutama untuk saham-saham yang memiliki valuasinya lebih murah.

Ada juga saham-saham yang dapat Anda simpan lebih lama dengan cara Swing Trading. Tetapi ada pula saham-saham yang cocok untuk Anda gunakan dalam jangka waktu lebih pendek.

Artinya, jika Anda ingin Trading For Living, maka juga harus lebih fleksibel lagi dalam menentukan Time Frame Trading. Bahkan jangan sampai terpaku pada satu jenis strategi dengan jangka waktu. Dengan kata lain, untuk melakukannya, Anda juga harus bisa menyiapkannya dan pandai membaca momen.

Leave a Reply

Your email address will not be published.