reksadana vs saham

5 Perbedaan Reksadana vs Saham yang Harus Dipahami Bagi Investor Pemula

Reksadana dan saham memang sangat populer, terutama bagi para investor yang sedang menyiapkan finansial mendatang. Pemilihan jenis investasi bagi pemula terkadang menjadi tahapan yang membingungkan. Terlebih persoalan ini terjadi karena kurangnya informasi mengenai karakteristik investasi yang akan dilakukan. Oleh karenanya, pembaca dapat membandingkan beda reksadana vs saham seperti penjelasan berikut:

1. Pemilihan Jenis Saham

Melalui investasi saham, investor memiliki kebebasan dalam menentukan strategi khusus untuk mengelola modal dengan baik. Berbeda dengan reksadana, yang mana segala sesuatunya telah diatur oleh pihak perusahaan. Sehingga, investasi ini lebih cocok bagi seseorang yang tidak mau repot memantau pergerakan saham setiap saat. Melainkan manajemen telah dilakukan oleh pihak perusahaan.

2. Hasil Investasi

Pertimbangan hasil investasi kerap kali menjadi aspek yang paling diperhatikan, terutama dalam menyiapkan dana di masa depan. Setiap investor tentu memiliki tujuan masing-masing yang ingin diraih berdasarkan hasil investasi yang dijalankan. Misalnya untuk mempersiapkan dana pendidikan, tabungan, hingga mempersiapkan penghasilan tetap tiap periode tertentu.

Bila memilih reksadana, hasil investasi memang tidak terlalu besar dan terdapat potongan tertentu saat melakukan pencairan. Sedangkan investasi saham lebih berpotensi menghasilkan keuntungan besar, mengingat modal yang ditanam juga lebih banyak. Akan tetapi, investor juga akan dikenakan potongan biaya untuk trading yang besarnya sekitar 0,3% saja.

3. Waktu Pencairan

Satu hal yang patut dipertimbangkan saat memilih diantara reksadana vs saham ketika akan mengambil keputusan, yaitu lamanya pencairan. Sebab, keduanya memiliki mekanisme pencairan yang berbeda sehingga berpengaruh pada waktu yang dibutuhkan. Terlebih lagi, sulit untuk memperkirakan kebutuhan mendadak yang akan terjadi mendatang.

Baca Juga  Ini 6 Penyebab SMS Banking BRI Tidak Masuk ke Nomor Nasabah

Bila membutuhkan pencairan yang cepat, sebaiknya investor memilih investasi saham yang terpercaya. Sebab, jenis investasi ini tidak memerlukan pihak ketiga dalam proses pencairan. Sedangkan, untuk Reksadana membutuhkan waktu beberapa hari agar dana dapat ditansfer ke rekening investor. Umumnya proses tersebut membutuhkan waktu sekitar 5 hari kerja.

4. Jumlah Investasi

Terdapat perbedaan signifikan dalam hal penanaman modal awal pada kedua jenis investasi tersebut. Tentunya, aspek ini dapat menjadi bahan pertimbangan berdasarkan besar modal yang dimiliki seseorang. Bila modal cukup besar hingga mencapai jutaan rupiah, sebaiknya investor memilih investasi saham guna memperoleh keuntungan yang maksimal.

Adapun reksadana lebih diutamakan untuk investor yang memiliki modal tidak terlalu besar, sehingga sangat direkomendasikan bagi pemula. Saat ini banyak platform yang menawarkan investasi hanya dengan modal puluhan ribu rupiah saja, sehingga tidak akan memberatkan. Akan tetapi, hasil yang diperoleh di kemudian hari tentunya akan sepadan dengan besarnya modal awal.

5. Resiko

Pemahaman teknik memainkan modal untuk investasi haruslah dipahami dengan seksama bagi investor. Sebab hal tersebut berkaitan langsung dengan resiko kerugian yang mungkin terjadi. Di samping itu, pemilihan jenis investasi juga sangat berpengaruh pada tingkat resiko yang akan diterima. Terlebih karena mekanisme yang berbeda diantara kedua jenis investasi tersebut.

Semakin besar modal yang ditanamkan, tentunya resiko juga bertambah besar. Demikian pula pada investasi saham, sebab investor pemegang keputusan tertinggi dalam menjalankan investasinya. Adapun reksadana mempunyai tingkat resiko yang lebih kecil, mengingat keputusan investasi tidak ditentukan langsung oleh seorang investor.

Demikianlah penjelasan tentang beda reksadana vs saham yang akan sangat membantu dalam mengambil keputusan. Apa pun jenis investasi yang akan diambil, sebaiknya sesuaikan pilihan dengan besar modal dan perkiraan kebutuhan mendatang. Sebab, kedua jenis investasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang patut dipelajari terlebih dahulu oleh investor.

Baca Juga  Cara Blokir ATM BNI Lewat Mobile Banking serta Cara Membuat Kartu Barunya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *