Mengenal Bidara dan Manfaat Daun Bidara Menurut Islam

Mengenal Bidara dan Manfaat Daun Bidara Menurut Islam

Bidara sepertinya masih terdengar asing bagi masyarakat Indonesia. Dalam Al Quran surat Al Waqiah ayat 27-31, bidara termasuk tanaman bagi golongan kanan atau orang-orang beriman yang masuk surga. Tanaman ini mempunyai berbagai manfaat termasuk pada daunnya. Maka tak heran jika banyak orang yang mencari tahu manfaat daun bidara menurut islam.

Sebagai tanaman yang menempati surga, tentu saja bidara dianggap begitu spesial. Apalagi bagi penganut agama Islam. Sudah sepatutnya jika tanaman ini banyak diburu untuk diketahui dan dirasakan manfaatnya. Tidak hanya dalam buah atau batangnya, tetapi juga pada daunnya. Berikut adalah beberapa informasi dan manfaat daun bidara dalam sudut pandang Islam:

Pengenalan

Bidara memiliki nama latin Ziziphus mauritiana, dalam bahasa Inggris disebut Lote Tree. Tanaman ini adalah tanaman pohon berduri yang memiliki tinggi kurang lebih 15m dan diameter 40cm. Buahnya berbentuk bulat ataupun lonjong. Meskipun disebut dalam Al-Quran, tanaman ini dipercaya berasal dari Asia Tenggara oleh para ahli tanaman.

Bidara memiliki berbagai penyebutan seperti Jujube, Jujube India, Plum India, dan lain-lain. Di Indonesia, bidara memiliki beberapa penyebutan berbeda sepeti widara (Jawa), rangga (Bima), kalangga (Sumba), bekul (Bali), bukol (Madura), dan lain sebagainya. Bidara memiliki beberapa saudara sejenis seperti bidara Cina dan Ziziphus Spina-Christi atau bidara mahkota duri Kristus yang berasal dari Palestina.

Manfaat dalam Islam

Sebagai tanaman surga, bidara tentu saja dipercaya memiliki sejumlah manfaat. Beberapa manfaat daun bidara menurut Islam adalah sebagai berikut:

1. Mengusir Roh Jahat

Sebagai tanaman surga, bidara dipercaya dapat melawan dan menangkal kekuatan jahat yang berasal dari Jin-Jin jahat. Menurut pemaparan pemuka Tabi’in, ahli sejarah dan kedokteran Wahb bin Munabih, 7 helai daun bidara mampu mengusir dan menangkal segala bentuk kekuatan jahat. Tentu saja diimbangi dengan bacaan Ayat Kursi.

Baca Juga  Syukuran Khitanan Menurut Islam, Bolehkah?

Cara penggunaannya dengan menumbuk 7 helai daun bidara kemudian dilarutkan kedalam air. Ramuan selanjutnya dilafazkan Ayat Kursi dan diminumkan kepada seseorang yang dipengaruhi roh jahat sebanyak tiga tegukan. Daun juga dapat dicampurkan pada air di ember, dan dengan bacaan Al-Falaq, An-Naas, dan ayat kursi lalu dimandikan kepada orang yang terpengaruhi energi negatif.

2. Menjaga Kesucian

Sebagai tanaman surga, tentu saja tanaman ini dianggap suci. Kesucian tanaman tersebut dapat dimanfaatkan bagi mualaf yang baru memeluk Islam. Menurut HR. An Nasai no. 188, At Tirmidzi no. 605, Ahmad 5/61, Nabi Muhammad SAW mewajibkan siapa saja yang baru memeluk islam untuk mandi dengan air yang dicampurkan daun bidara.

Memandikan Jenasah

Meskipun sudah meninggal, kesucian jenasah pun perlu untuk dijaga. Maka dari itu memandikan jenasah dengan daun bidara merupakan perintah yang disunahkan. Dalam HR. Bukhari no. 1253 dan Muslim no. 939, jenasah harus disiramkan dengan air campuran daun bidara sebanyak tiga, lima, atau jumlah yang diperlukan dan kemudian diberi wewangian di akhir.

Menurut Medis

Meskipun manfaat sebelumnya tidak dapat diuji dalam sains, akan tetapi daun bidara memiliki sejumlah manfaat yang dapat dinikmati secara langsung. Bidara memiliki sejumlah zat dan senyawa yang bermaanfaat bagi tubuh, Sebut saja seperti polifenol, siklopeptida alkaloid, dan saponin dammarane. Tanaman ini juga mengandung senyawa yang bersifat antimikroba, anti-inflamasi, hipoglikemik, antioksidan dan efek imunomodulator.

Senyawa-senyawa tersebut menjadikan bidara bermanfaat bagi kesehatan, seperti menjaga pencernaan dan menyembukan sakit maag. Selain itu senyawa anti-inflamasi dan antibakteri mampu mempercepat pemulihan luka, baik luka luar maupun luka terbakar. Bidara pun bermanfaat bagi penderita susah tidur atau insomnia karena kandungan saponin yang mampu membuat tubuh jadi lebih rileks.

Baca Juga  Puasa Weton Untuk Mendapatkan Jodoh, Apakah Benar? Berikut Ulasannya!

Demikianlah beberapa informasi dan manfaat daun bidara menurut islam. Semoga informasi ini dapat menjadi edukasi yang berguna bagi pembaca. Tanaman bidara kini sudah sulit ditemukan. Ini dikarenakan kondisi iklim di Indonesia yang kurang cocok dengan tanaman ini. Akan tetapi beberapa orang sudah mencoba untuk membuat ekstrak daun bidara agar dapat diperbanyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *