5 Sifat-Sifat Nabi Nuh yang Bisa Dijadikan Teladan

5 Sifat-Sifat Nabi Nuh yang Bisa Dijadikan Teladan

Nabi Nuh adalah salah satu dari lima Ulul Azmi yang dikenal akan ketabahannya. Cerita Nabi Nuh terkenal karena penciptaanya akan bahtera raksasa yang mengarungi banjir besar dan dapat menampung banyak umat Islam dan hewan-hewan. Melalui kisahnya, ada beberapa sifat yang bisa diteladani. Dan berikut ini adalah 5 sifat-sifat Nabi Nuh yang bisa dijadikan teladan:

1. Takut Akan Allah

Nabi Nuh dikisahkan sebagai salah satu Nabi dengan umur tertua. Dalam ratusan masa hidupnya, Nabi Nuh menghabiskannya untuk mengajak para kaum kafir untuk menyembah Allah dan meninggalkan berhala. Nuh adalah manusia yang sangat taat dan takut kepada Allah. Meskipun keadaan di sekelilingnya penuh dengan kemaksiatan, Nabi Nuh tidak pernah tergoda dan tetap teguh pada pendiriannya.

Salah satu godaan yang sering datang adalah dari anggota keluarganya sendiri. Istri dan anak Nabi Nuh sangat bebal dan enggan mengikuti ajaran Nabi Nuh. Sang istri bahkan mengejek Nabi Nuh karena tidak mengambil kenikmatan yang tersedia. Saat ditawari harta dari orang-orang kafir, Nabi Nuh juga masih teguh dengan prinsip awalnya.

2. Sabar

Salah satu sifat-sifat Nabi Nuh yang paling menonjol adalah sifat sabarnya. Meskipun berada di tengah kaum yang denial, Nabi Nuh tetap teguh menegakkan ajaran Islam. Dalam Al-Quran juga diceritakan bahwa Nabi Nuh telah berulang kali mengajak umatnya untuk berpaling dari kemusyrikan. Namun apa daya, banyak dari mereka yang tetap tak mau mengikuti ajaran Nabi Nuh.

Perlahan namun pasti, berkat kesabarannya, jumlah kaum Nabi Nuh semakin bertambah. Orang-orang mulai sadar dan bergabung dengan Nabi Nuh. Tapi, orang-orang kafir dengan kekayaannya selalu saja berusaha untuk menghancurkan kaum Nabi Nuh.

Baca Juga  Puasa Weton Untuk Mendapatkan Jodoh, Apakah Benar? Berikut Ulasannya!

Salah satu halangan malah datang dari sang anak yaitu Kan’an yang dengan terang-terangan menolak dakwah sang ayah. Dengan kesabarannya, Nabi Nuh tetap teguh mengajak lebih banyak orang untuk bergabung.

3. Cerdas

Meskipun sudah terbilang sangat tua, Nabi Nuh termasuk orang yang sangat cerdas. Hal ini bisa dilihat dari Surah Nuh ayat 5-7 dimana Nabi Nuh membicarakan tentang kebiasaan dan ciri fisik kaumnya. Dari hal ini, bisa ditarik kesimpulan bahwa Nabi Nuh termasuk orang yang cerdas dan memahami semua kaumnya dengan seksama.

Nabi Nuh juga sering mengajak kaumnya berfikir dan berdiskusi dengan cara melihat alam. Melalui diskusi tersebut, Nabi Nuh menerangkan bahwa semua yang ada di bumi merupakan ciptaan Allah SWT. Tak hanya itu, Nabi Nuh juga sering berdialog dengan para golongan kafir. Meskipun omongannya masuk akal, para golongan kafir tetap saja menutup telinga dan mengabaikan Nabi Nuh.

4. Tekun

Ketika Allah SWT memerintahkan Nabi Nuh untuk membuat bahtera raksasa, dengan tekun Nabi Nuh mengerjakan perintah itu. Berbulan-bulan dirinya memotong kayu dan merakit bahtera sesuai dengan yang diperintahkan.

Tak ada sekalipun Nabi Nuh merasa tertekan. Ketika bahtera sudah berlayar, Nabi Nuh juga tekun merawat semua hewan-hewan yang diangkut ke dalam kapal. Tak lupa pula dia merawat kaumnya yang kesakitan ataupun butuh pertolongan.

5. Sayang Keluarga

Sifat Nabi Nuh terakhir yang dapat dijadikan teladan adalah sayang terhadap keluarga. Hal ini dapat dilihat dari rasa sayangnya yang tak pernah pudar meski istri dan anaknya tak pernah mendengarkan ajarannya. Bahkan disaat Kan’an sang anak memilih untuk naik ke atas bukit, Nabi Nuh tetap berusaha untuk membawa Kan’an naik ke bahtera.

Baca Juga  Syukuran Khitanan Menurut Islam, Bolehkah?

Demikianlah tadi 5 sifat-sifat Nabi Nuh yang bisa dijadikan teladan. Melalui sifat-sifat diatas, semoga para pembaca bisa menarik hikmah dan menjadikannya sebagai pelajaran hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *