data nasabah bank bri

Upaya Perlindungan Data Nasabah Bank BRI Agar Tetap Aman

Pada zaman ini keamanan data pribadi merupakan hal yang cukup penting untuk diperhatikan. Sektor keamanan data juga yang menjadi fokus utama dari sejumlah perusahaan perbankan, salah satunya BRI. Lalu apa sajakah yang telah BRI lakukan sebagai upaya perlindungan data nasabah Bank BRI? Simaklah ulasan yang berikut ini:

1. Memperbaharui Kebijakan Privasi

Diketahui baru-baru ini bank BRI memperbarui kebijakannya terkait dengan data pribadi nasabah mereka. Data nasabah merupakan sesuatu yang sangat penting dan harus sangat-sangat dirahasiakan. Oleh karena itu Bank BRI terus melakukan berbagai hal terkait perlindungan data nasabah.

Dalam kebijakan privasi yang diperbaharui tanggal 15 April tahun 2021 tersebut dijelaskan berbagai hal. Dimulai mengenai ruang lingkup kebijakan privasi itu sendiri, tujuan pemrosesan data yang dilakukan oleh Bank BRI, Penyimpanan data pribadi, hingga akses ke data pribadi juga diatur disana. Berbagai hal di atas diatur untuk membuat data nasabah Bank BRI selalu aman terjaga.

Dengan membaca kebijakan privasi ini, nasabah memiliki pengetahuan terkait keamanan datanya. Hal ini karena dalam kebijakan privasi ini terdapat berbagai hal yang disebutkan tentang apa saja yang dapat dilakukan BRI terhadap data nasabahnya.

2. Pembentukan Divisi Keamanan Siber

Untuk menjamin keamanan dari data pribadi nasabah, dan tetap mendapat kepercayaan dari masyarakat, BRI memiliki data privacy yang menjamin kerahasiaan tersebut. Dalam menjalankan program tersebut, BRI juga mempunyai divisi khusus yang akan menangani atau mengeksekusi program tersebut. Divisi yang dimaksud antara lain, Divisi Enterprise Data Management dan Desk Information Security.

Dikatakan jika kedua divisi tersebut akan bekerja sama untuk mencapai tujuan yakni mendukung daripada program data privacy. Selain itu top management dari legal, compliance, risk management, policy and stakeholders juga nantinya akan menjadi data program privacy ini dengan tujuan status privacy ready.

Baca Juga  Kenali Beda Saham dan Reksadana Sebelum Berinvestasi!

Kedepannya juga BRI akan membentuk suatu divisi yang khusus dalam nama Data Privacy Office yang ditujukan untuk mengatur serta memastikan hak-hak nasabah terkait keamanan ini terpenuhi seluruhnya. Nasabah juga dapat dengan sendirinya menentukan apa saja yang dapat dikelola oleh BRI dari data pribadinya.

3. Sistem Pengamanan

Dalam prakteknya, BRI menggunakan 2 jenis sistem keamanan yang diterapkan secara bersamaan. Ini membuatnya sebagai sistem keamanan yang berlapis untuk melindungi terhadap akses ke data nasabah. Ini merupakan langkah dari BRi dalam merealisasikan keamanan data dari nasabah saat mengunjungi web atau situs dari BRI.

Yang pertama adalah teknologi keamanan Secure Socket Layer yang dapat disingkat SSL. Pengaman ini berguna sebagai teknologi yang dapat membuat acak jalur-jalur antar komputer. Dengan ini membuat komputer tidak mudah dibaca oleh pihak lain. Dengan kata lain, SSL ini membuat website memiliki koneksi yang aman antara web dengan clientnya.

Kemudian untuk lapis keduanya ada penggunaan User ID dan password khusus bagi administrator dari web Bank BRI. Dalam menghadapi banyaknya varian browser yang ada, mulai dari safari, edge hingga chrome BRi lebih memilih untuk menyesuaikan dengan browser versi tertentu saja. Contoh yang dapat mengakses situs BRI yakni Firefox versi 2.0 atau lebih, Safari 4.0.3 atau lebih, dan Explorer 10+.

Nah itulah sedikit informasi terkait dengan upaya apa saja yang dilakukan oleh BRI dalam melindungi data nasabah Bank BRI agar tetap terjamin keamanannya. Mungkin masih ada lagi upaya keamanan yang dilakukan namun tidak ditunjukkan pada publik. Untuk kebijakan mengenai perlindungan keamanan data nasabah mungkin akan berbeda pada setiap Bank, namun itulah yang dilakukan BRI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *