Inilah 4 Jenis Pasar Modal yang Wajib Diketahui Bagi Pemula (pixabay.com)
Inilah 4 Jenis Pasar Modal yang Wajib Diketahui Bagi Pemula (pixabay.com)

Inilah 4 Jenis Pasar Modal yang Wajib Diketahui Bagi Pemula

Apa Anda tahu apa itu pasar modal? Berfungsi untuk apa dalam perekonomian negara? Ada berapa jenis pasar modal? Yuk kita pelajari pasar modal lebih jauh lagi.

Pasar modal merupakan tempat jual beli surat berharga yang menerbitkan pemerintah atau perusahaan swasta.

Di Indonesia pasar modal sudah ada sejak 1912. Tetapi kehadirannya masih mengalami naik turun bahkan akan vakum, lalu pada 3 Juni 19522 Bursa Efek Jakarta kembali dibuka oleh Soekarno dengan operasional yang bernama Perserikatan Perdagangan Uang dan Efek (PPUE). Tanggal ini ditetapkan jadi Hari Pasar Modal Indonesia yang peringatannya hingga saat ini.

Jenis-Jenis Pasar Modal

Sebelumnya, pasar modal ini merupakan kegiatan yang tidak jauh dengan penawaran dan perdagangan efek. Pasar modal sudah menjadi sarana perdagangan bagi pemerintah dan perusahaan. Dana ini berasal dari penjualan berbagai instrumen keuangan yang sudah disebutkan tadi. Masyarakat dan pihak lain juga bisa berinvestasi di pasar modal.

Pembeli akan mempunyai kesempatan mendapat keuntungan dengan menjualnya di masa mendatang jika membeli beberapa instrumen keuangan di pasar modal. Semua orang bisa menjadi investor jika sudah memenuhi syarat. Anda akan turut berkontribusi dalam kemajuan ekonomi Indonesia, jika sudah bergabung. Berikut ini jenis pasar modal.

Pasar Perdana (Primary Market)

Pasar perdana merupakan pasar yang akan dicatat pada bursa efek, yang efeknya akan diperdagangkan untuk pertama kalinya. Di pasar ini, akan menawarkan saham dan efek linya kepada investor untuk pertama kalinya. Nantinya pedagang efek yang bertindak sebagai agennya penjual saham akan menerima perantara melalui pihak penjamin emisi.

Proses yang dilakukan ini biasa disebut dengan penawaran umum perdana. Penjualan harga saham untuk pertama kali ditentukan oleh emiten/perusahaan dan penjamin yang didasari analisa fundamental perusahaan. Nantinya hasil dari penjualan saham akan masuk sebagai modalnya perusahaan yang biasanya akan dipakai dalam memperluas bisnis, membayar utang dan juga menambah aset.

Baca Juga  Swing Trading Strategi Mendapatkan Keuntungan dalam Bermain Saham

Pasar Sekundernya (Secondary Market)

Pasar sekundernya ialah pasar dari efek yang sudah dicatat pada burs. Dengan kata lain, investor bisa melakukan jual beli efek, setelah efek ini dicatat pada bursa sebagai kelanjutan dari pasar pertama. Disini, efek yang diperdagangkan dari satu investor ke investor yang lainnya.

Ketika saham yang sudah terdaftar pada bursa efek maka investor bisa melakukan transaksi di bursa tertentu dengan tertentu. Harga saham ditentukan oleh  order driven market atau yang dimaksud tawaran jual dan beli antara investor. Biasanya hasil penjualan tidak akan masuk ke perusahaan tapi masuk ke tiap pemegang saham.

Pasar Ketiga (Third Market)

Jenis pasar modal ini disebut juga dengan OTC (Over The Counter) merupakan transaksi jual dan beli efek antara anggota bursa serta investor dan harganya ditentukan oleh anggota bursa. Investor bisa memilih anggota bursa dengan harga terbaik. Dalam satu jenis saham akan dipasarkan oleh beberapa anggota saham, hal ini membuat  para anggota bursa akan bersaing dalam menentukan harga saham.

Pasar Keempat (Fourth Market)

Pasar keempat merupakan sarana transaksi yang dilakukan tanpa adanya perantara efek, kegiatan yang dilakukan adalah jual beli anata investor jual dan investor beli. Jenis ini biasa digunakan oleh para investor besar karena bisa menghemat biaya transaksi daripada menggunakan pasar sekunder.

Pasar modal merupakan bagian terpenting dalam perekonomian negara. Maka dari itu, penting untuk mengetahui jenis pasar modal. Jika Anda tertarik berinvestasi di pasar modal, Anda bisa cek situs mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *